Sadarlah

Badai terus-menerus menerjang titik terlemahmu
Membuatmu merasa perih dalam ketidakberdayaan
Membiarkanmu tertatih dalam kepedihan
Kau tahu kenapa?
Karena kau tak pernah mempersilahkannya sebagai musuh
Kau selalu saja memberinya ruang untuk kembali
Sampai kau lupa satu hal
Jauh di luar sana
Ada sepasang raga yang kau buat semakin menderita karena itu
Masihkah juga kau tak sadar?

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai